Karya :
J.S. Khairen
Penerbit : Noura Books
Ada banyak ketakutan saat akan memulai berpetualang ke luar
negri, kekawatirann akan biaya perjalanan, keselamatan, perbedaan budaya dan
bahasa selalu menghantui sebagian orang yang baru pertama kali berpetualang.
Nyasar/tersesat itu salah satu ketakutan lagi, namun bagai
orang yang sudah terbiasa nyasar dibalik nyasarnya ada hal baru dalam hidup
,ada banyak pengalaman dan lebih banyak bisa berinteraksi dengan orang-orang
sekitar mau tidak mau kita harus minta tolong setidaknya bertanya untuk
mengatasi dari ke-nyasaran tersebut.
Prof Rhenald Kasali tau bener bahwa berpetualang sendiri akan
mampu mengembangkan mental, dan menambah
pengalaman dibanding hanya berdiam diri.
Oleh karena itu sebagai dosen beliau tidak mau mahasiswa
hanya berdiam diri beraktifitas di kampus saja berada di zona nyamanya, namun
ia ingin menggembleng mental, nyali dari mahasiswanya untuk berpetualang keluar
negri.
Buku 30 Paspor di
Kelas Sang Profesor merupakan kumpulan 30 tulisan pengalaman dari
mahasiswanya yang telah melakukan perjalanan ke berbagai Negara. Mulai dari
awal persiapan hingga berangkat ke Negara tujuan, suka dukanya tersesat, biaya
yang minim, semua tertuang dalam buku ini.
Sebelumnya dalam mata kuliah pemasaran internasional Prof. Rhenald Kasali mewajibkan mahasiswanya
untuk melakukan perjalanan ke luar negri
dengan tujuan Negara yang tidak sama dengan budaya indonesia.
Hal ini dimaksudkan untuk membentuk karakter mahasiswanya
karakter yang tangguh, tanggung jawab, mandiri , menumbuhkan mental self
driving dalam menentukkan arah hidupnya sendiri. Tidak hanya berpaut pada tinggi
nilai akademik saja.
Kebingunggan, panik, stress tergambar jelas dari tulisan
mahasiswa yang telah menjalani tugas ini, namun dibalik itu semua ada
pengalaman yang tak ternilai harganya.
30
Paspor di Kelas Sang Profesor mengajarkan
akan pentingnya berpetualang,mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman,
berinteraksi dengan orang-orang baru, mencoba menelusuri daerah-daerah baru
yang berbeda dengan budaya kita, melawan ketakutan/kekawatiran,untuk membentuk
pribadi mandiri dan bertanggung jawab .
“Berikan
anak-anak tantangan , mereka akan menjadi pemimpin “
@genk