Saturday, 12 September 2015

Berburu Momen Anti Mainstream Ala Flying Traveller

Judul Buku                  : Flying Traveler
Penulis                         : Junanto Herdiawan
Penerbit                       : B fist ( Bentang Pustaka )




Buku ini merupakan perpaduaan antara tehnik potografi yaitu seni levitasi dan traveling alias jalan-jalan. Jika saat ini kita berpetualang ke suatu tempat biasanya kita mengambil foto , baik selfi mapun yang lainnya secara biasa, namun dalam buku ini foto dengan gaya levitasi menjadi ciri khas penulisnya yaitu mas Junanto Herdiawan.

Ia berkeliling ke berbagai negara yaitu jepang, Mongolia , China, Korea selatan dan sebagian tempat wisata di Nusantara, dan berbagi tulisan tempat –tempat wisata yang disinggahinya.
Ada yang unik saat pengambilan foto sebagai ilustrasinya semua foto dirinya dengan gaya levitasi, menjadi ciri khas nya saat menjelajah ke tempat wisata negara-negara tersebut.

Levitasi sendiri adalah salah satu teknik dalam dunia fotografi. Teknik ini membuat obyek yang difoto terlihat seolah-olah seperti melayang, Dalam pembuatannya teknik ini dapat dilakukan dengan menggunakan proses edit maupun tanpa edit (manual).Pada pembuatan foto levitasi dengan proses edit, dapat menggunakan bantuan perangkat lunak, sedangkan pembuatan tanpa proses edit dilakukan dengan bantuan model yang melakukan lompatan.


Fotografi levitasi bukanlah sebuah teknik yang baru di dunia fotografi. Teknik foto ini sudah pernah dilakukan oleh Jacques Henri Lartigue pada tahun 1905 dengan karyanya yang berjudul "Cousin “Bichonade” in Flight". Teknik ini kembali populer di khalayak setelah seorang fotografer dari Jepang bernama Natsumi Hayashi, mengunggah foto-foto levitasi hasil karyanya ke situs web pribadinya.  (Wikipedia)

 



Menurut mas Junanto levitasi juga mengandung makna filosofis, levitasi mengajak kita untuk keluar dari belenggu rutinitas keseharian yang kadang menjerat. Hal ini disimbolkan oleh momen saat kita berada pada posisi freeze yang antigravitasi (hal xi)

Foto dan hobi jalan-jalan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan, banyak penyuka fotografi juga suka dengan petualangan, atau setidaknya mereka membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen seru jalan-jalannya.
  
Buku ini hampir sama dengan buku-buku traveler yang lain, berisi pengalaman mengunjungi tempat-tempat wisata yang menarik, namun yang membedakan adalah foto lavitasi yang menjadi ilustrasinya.


Ide yang menarik dan bisa dicontoh ketika suatu saat nanti berpetualang sambil mengambil foto dengan tehnik levitasi di setiap ikon wisata nya.
Diahir buku ini juga disisipi cara-cara atau langkah-langkah untuk membuat foto berjenis levitasi.



Levitasi bukan hanya sekedar berfoto sambil melompat, levitasi adalah we don’t jump, we levitate

@genk

 

No comments:

Post a Comment